Selasa, 31 Mei 2016

spasi = jarak

Seindah apapun huruf terukir, dapatkah ia bermakna apabila tak ada jeda?
Dapatkah ia dimengerti jika tak ada spasi?
Bukankan kita baru bisa bergerak jika ada jarak?
Dan saling menyayang jika ada ruang?
Kasih sayang akan membawa dua orang semakin berdekatan, 
tapi ia tak ingin mencekik, jadi ulurlah tali itu.
Napas akan melega dengan sepasang paru-paru yang tak dibagi.
Darah mengalir deras dengan jantung yang tidak dipakai dua kali.
Jiwa tidaklah dibelah, tapi bersua dengan jiwa lain yang searah.
Jadi jangan lumpuhkan aku dengan mengatasnamakan kasih sayang.
Mari berkelana dengan rapat tapi tak dibebat.
Janganlah saling membendung apabila tak ingin tersandung.
Pegang tanganku, tapi jangan terlalu erat,
karena aku ingin seiring dan bukan digiring.

dari kumpulan prosa dan cerpen karya Dewi Lestari (DEE) yg berjudul Filosofi Kopi


-------------------------- tapi mungkinkah masih bermakna jika jarak spasi terlalu jauh?
-------------------------- mungkinkah masih dimengerti jika spasi terlalu jauh?
-------------------------- mungkinkah saling menyayangi jika berbeda ruang?

semoga spasi dapat mengerti

Minggu, 01 Mei 2016

Hijra bukan hijri

Mereka tidak sama
Hijra bukan hijri
Andai kalian tau, mereka berbeda
Hijra masih di dunia nyata
Yang nyata telah berbeda
Hijri sudah lebih baik dari hijra
Hijra ingin seperti hijri
Namun hijra masih dilema
Namun hijra masih bingung
Hijra ingin seperti hijri
Yang jelas jelas telah hijrah
Namun hijra belum bisa tegas
Hijra ingin seperti hijri
Yang jelas air matanya telah habis
Hijra ingin seperti hijri
Yang jelas bisa membedakan mana yg harusdia lakukan
Hijra masih bingung dan dilema
Andai hijri tau
Hijra pasti sudah pergi bersama hijri
Andai
Andai hijra menjadi hijri

Minggu, 24 April 2016

Hijra bingung

Sudah seminggu hijra sakit.
Bukan hatinya yang sakit. Bukan badannya yang sakit. Tapi mata hijra yang sakit. Entah mengapa seminggu ini hijra bingung. Matanya merah sembab tak kuat menahan tetesan air mata yang keluar.  Hijra bingung kenapa air matanya cepat sekali menetes. Hijra bingung bagaimana membuat air matanya berhenti mengalir. Hijra bingung bagaimana membuat air matanya berhenti menetes. Hijra bingung. Tak adakah seseorang yang bisa membantunya memberhentikan air matanya. Kata dokter, air mata yang keluar itu mengalirkan racun yang ada di tubuh. Mungkinkah tubuh hijra sangat beracun sehingga air matanya tak berhenti menetes.

Hijra bingung. Bantulah hijra. Bantu hijra untuk membuat air mata hijra berhenti. Agar sakit mata hijra bisa sembuh. Agar hijra bisa terlihat segar kembali.

Hijra butuh bantuan.
Hijra sedang bingung.

Sabtu, 23 April 2016

Hijra dilema

Suatu hari hijra menonton acara lawak di televisi. Dia begitu menyukai acara lawak tersebut sampai tertawa terbahak-bahak, bahkan air mata hijra menetes akibat tertawanya itu. Akhirnya hijra mencari video ulangan acara lawak tersebut di youtube dan mendonwloadnya.
Hampir setiap waktu luang menonton acara lawak tersebut. Namun, lamalama hijra bosan dan tak tertawa seperti pertama kali saat menonton video lawak tersebut.

Hijra dilema

Kenapa saat menonton acara lawak tersebut berkalikali hijra cepat bosan dan tak tertawa lagi untuk ke sekian kalinya, tetapi hijra selalu menangis jika mengingat hal sedih?

Hijra dilema

Hijra sangat dilema

Hijra selalu sedih dan menangis jika mengingat hal yang mengganggu pikirannya

Hijra sedih dan dilema

Senin, 18 April 2016

MATEMATIKA

Satu kata penuh makna.
Sulit diungkapkan. Kadang tak ada maksud yg jelas.
Kadang tak bisa dimengerti.
Kadang membuat penasaran.
Kadang mengepulkan asap antah berantah.
Kata yg sangat bermakna.
Masihkan berkembang dunia tanpanya?
Masihkan ada teknologi tanpanya?
Tak berkata namun ingin dimengerti.
Tak terbayang namun harus dibayangkan.
Masihkah tak perlu dengan ini?

Jumat, 08 April 2016

Dont jugde the book by this cover

Please ya...
Dont judge the book by this cover
Penting banget nih
Soalnya kealamin sama gw

Ini udah pake gw nih ya.. artinya udah sebel banget nih.. hanya untuk postingan ini ya pake kata gw nya..

Dari hari pertama gw pulang kampung ga ada yg ngira gw udah kerja. Semuanya ngira gw anak sekolahan yg baru kelar ujian nasional. Ampun dah ya.. salah gw gitu klo muka gw muda.

Kejadian yg bikin ngakak banget nih ya. Pas lagi ke pasar sama mamah niat mau beli batik buat dipake ngajar. Sekalian beli baju buat temen yg ada di bogor. Biasalah ya klo dateng ke kios baju ditawartawarin gitu kan ya..

"Ayo neng ayo masuk dulu aja liat liat dulu aja"abang-abangnya teriak
Saya masuk aja ke kiosnya sama mamah

"Nyari apa neng? baju kaya gimana yg dimau?"

"Nyari batik teh"kata mamah

"Buat siapa?"

"Ini buat si neng nih"

"Buat perpisahan sekolah ya? Ada nih neng buat sekolahan mah, SMA mana neng?"

Gw ngakak ketawa dalam hati plus kesel beud dengernya haha sudahlah

"Iya buat perpisahan"kata gw sambil nyengir

Akhirnya gw ga jadi beli dan nyari toko lain

Masuklah ke toko lain kenalan mamah. Disana sering banget mamah cerita soal gw yg ngajar dll

"Mau baju gmn neng? Buat ngajar ya, ngajar TK kan ya"

Lagilagi ngakak dalam hati

"Saya ngajar SMK mba. Saya udah kelar kuliah S1 mba"

Mbanya diem tak ada kata sama sekali. Mbanya seakan ga percaya dan gatau harus ngomong apa.

Sampe situ heran banget dan tandatanya masih banyak nempel di kepala gw

Kenapa sih orang orang liat muka gw selalu mikir gw masih kecil? Apa yang salah dengan muka gw? Heloooooow plis ya.. dont jugde the book by this cover. Muka gw emang imut imut kali yaa....