Hujan tak pernah tau dimana dia akan jatuh
Sama seperti aku yang tidak pernah tau akan berjumpa denganmu
Angin tak pernah tau kemana dia akan berhembus
Sama seperti aku yang tak tau kenapa masih mau bersamamu
Air tak pernah tau darimana dia berasal
Sama seperti aku awalnya. Dan harus berubah pada akhirnya
Di rumah
Bersama mamah apa dan keluarga kecil yang bahagia
Aku bagai air hujan yang terbawa hembusan angin
Masih mencari dimana tempat aku akan jatuh mengalir menyejukkan tempatku nantinya
Aku masih menanti
Menanti yang belum pasti
Dimana aku akan jatuh nantinya
Menunggu waktu
Menghitung hari
Dan menyepi
Berharap waktu yang tepat tiba dikeadaanku yang telah siap
Bukan menjadi stranger
Tapi menjadi aku
Aku yang telah utuh
Ditempat yang seharusnya aku jatuh
Menerima kenyataan
Seperti hujan yang tak pernah mengeluh kapan dan dimana dia jatuh
terinspirasi dari novel mba Mutia Prawitasari -Teman Imaji-
Kamis, 07 April 2016
Senin, 04 April 2016
Hijrahnya Hijri - part 2
Ekspektasi
Hijri
Hijri
bingung akan dirinya
Yang mana
yang harus dia ikuti
Teman-temannya
berkhimar
Namun tak
sedikit yang terbuka pakaiannya
Hijri mencoba
mengamati
Bibir Hijri
kelu tak bisa berkata
Hanya diam
yang bisa dia kerjakan
Hasil pengamatannya
tak ada yang lebih baik
Tapi juga
tak buruk
Semakin
jauh Hijri mencoba mengamati
Semakin
banyak sisi gelap muncul yang tak Hijri sukai
Hijri
tampak merenung
Tak ada
penampilan sempurna yang Hijri anggap baik
Penampilan
luar kadang menipu
Jujur
Poin penting
yang Hijri dapat dari sini
Terbuka
tak berarti sesat
Berkhimar
tak berarti alim
Sekali lagi
Hijri bicara pada dirinya
Penampilan
luar kadang menipu
Dan jujur
pada diri sendiri itu yang paling penting
Lakukan
yang terbaik yang bisa dilakukan
Jauhi yang
terburuk yang memang harus dijauhi
Setiap hari
menjadi lebih baik – itu lebih baik
Daripada
hari ini baik – besok terpuruk buruk
Titik
Sabtu, 26 Maret 2016
OPPORTUNITY COST dan WILLINGNESS TO PAY
Dulu sempat posting soal OPPORTUNITY COST, istilah
tersebut diambil dari istilah ekonomi. Pengertian umumnya OPPORTUNITY COST
adalah biaya peluang, biaya kesempatan atau kadang suka disebut sebagai biaya
pengorbanan. Seddangkan kemauan atau usaha dalam mendapatkan sesuatu atau
kesediaan mengorbankan sesuatu disebut WILLINGNESS TO PAY
Pengorbanan yang dimaksud ini adalah pengorbanan dalam
memilih sesuatu. Di kehidupan kita sehari-hari, istilah ini biasa digunakan meskipun
istilahnya sendiri jarang didengar.
Contohnya saat kita memilih untuk mengisi waktu
weekend. Kita ingin jalan-jalan karena waktu weekend cocok untuk liburan. Disisi
lain, cucian banyak karena tidak sempat mencuci di hari kerja. Keadaan seperti
ini muncul dan harus dipilih untuk mau mengerjakan yang mana dulu. Jika memilih
mencuci baju maka waktu liburan untuk jalan-jalannya telah dikorbankan. Jika memilih
untuk jalan-jalan maka cucian kotor yang telah dikorbankan demi memenuhi
keinginan berjalan-jalan.
Contoh lain saat kalian mungkin sedang berusaha
mendapatkan perhatian seseorang. Biasanya kalian mengisi waktu kosong untuk
bermain game atau melakukan hobi yang lain, karena sedang berusaha mendapatkan
perhatian seseorang waktu kosong kalian untuk bermain game dikorbankan demi
mengajak makan atau mungkin mengajak pergi seseorang tersebut. Waktu untuk
bermain game disini adalah biaya yang dikorbankan demi mendapatkan perhatian
seseorang.
Waktu yang dikorbankan disebut OPPORTUNITY COST,
sedangkan kesediaan untuk mengorbankan waktu disebut WILLINGNESS TO PAY.
Hati-hati memilih untuk mengorbankan sesuatu, karena
akan ada yang dibayar pada saat bersedia mengorbankan sesuatu tersebut. Salah
satunya yang mungkin dirasakan pada saat bersedia mengorbankan sesuatu adalah KEHILANGAN.
Jumat, 26 Februari 2016
Hijrah nya Hijri - part 1
Kalo membayangkan masuk syurga Mu rasanya berat Ya Allah. Tapi, membayangkan masuk neraka Mu lebih tak bisa kubayangkan. Pengen nangis aja bawaannya. Setidaknya aku tak ingin masuk neraka Mu Ya Allah. Tak ingin aku tersentuh oleh neraka Mu. Aku tak ingin. Air mata ku tak mampu ku bendung. Perasaan apa ini. Tiba-tiba datang tanpa ada yang mengundang. Tiba-tiba hinggap tanpa diduga. Rasanya menyesakkan dada. Membuat air mata ku mengalir begitu saja.
ku buka lagi catatan usangku...
ku buka lagi catatan usangku...
30 Agustus 2001
Kalau memang kamu tak ingin aku membagi rasa ini
denganmu tak kusalahkan. Biar kutanggung sendiri semua beban batin ini. Dan
biarkan kucurahkan melalui tulisan. Biar aku merasakan ini sendiri.
###
Lebaran tahun ini amat berbeda. Ada sesuatu yang amat
berharga yang telah hilang dari kehidupanku saat ini. Rasanya ratusan juta
rupiah, puluhan kilo berlian tak akan mampu mengembalikan semua yang telah
hilang dariku. Harga yang amat mahal. Seandainya kubisa melukiskan persaanku
saat ini, mungkin hanya gambar langit gelap yang jelas terlihat. Hati ini
begitu sakit tak tahu apa yang harus aku lakukan. Berbagi cerita pada orang
sekelilingku pun aku tak mampu. Bukan tak mampu, tepatnya malu. Malu. Malu. Aku
hanya bisa menangis mengingat semuanya. Setidaknya air mata yang jatuh
meringankan beban batin yang tertahan di dada.
Bagaimana aku menggambarkan perasaanku? sepertinya aku
harus merubah diriku sendiri. Mendramatisir keadaan justru akan membuatku lebih
sakit dari ini. ucapan-ucapan sayang dan cintamu cukup akan aku simpan dalam
hati. Begitu besarnya sayang dan cintaku padamu seiring berjalanya waktu dan
melihatmu yang enggan dibagi pilu rasanya akan menguap hilang entah kemana
sedikit demi sedikit. Apalagi dengan adanya kejujuran yang mengatakan sesuatu
yang amat aku benci. Membuatku tambah kecewa. aku tak berharap lebih. Hidupku
sudah ada di genggamanmu. Jika kamu pergi ku pikir hidupku sudah tak hidup dan
tak berharga.
Melihat tingkahku saat ini rasanya aku terlalu manja.
Aku sekarang sudah mulai tergantung padamu. Cukup aku rasakan semuanya sendiri.
Aku memang telah terbiasa sendiri. Apa yang harus aku takutkan. Aku harus biasa
sendiri lagi. Tak boleh seperti ini. Aku harap ini awal baru yang akan
membuatku kembali tegak berdiri di atas kakiku sendiri tanpa bermanja pada
orang lain. Terutama kepada orang yang telah bersedia meluangkan kasihsayangnya
untukku. Semoga aku bisa membalas semuanya.
###
Jujur..
Aku amat benci menunggu..
Aku amat membenci Manunda-nunda..
Aku amat menbenci menantimu disini..
Jujur..
Aku amat membenci bayangan yang kulihat di cermin.
Bayanganku sendiri. Aku tahu bahwa dunia adalah panggung sandiwara. Dan apakah
aku harus bangga menjadi salah seorang dari pemain sandiwara tersebut?.
Aku rasa aku memiliki dua muka. Apakah aku harus
bangga memiliki dua muka?. Entahlah. Kupikir betapa munafiknya aku.
Jujur..
Ini amat sangat jujur..
Aku amat membenci kerudung yang kupakai. Aku amat
membanci baju takwa yang kamu pakai. Aku amat membenci lagu-lagu nasyid yang
sering kamu perdengarkan. Bahkan aku amat membenci semua tingkah lakuku dan
tingkah laku kamu yang amat terlihat sopan dan baik di depan semua orang.
Sungguh aku membenci semua ini karena semua ini hanya topeng yang menutupi
kebusukan kamu dan aku. Kebusukan dua orang yang saling mencintai.
(bersambung)
Senin, 22 Februari 2016
MUKA MUDA, UMUR TUA
Alvin, aku mau cerita lagi nih.. untuk kesekian kalinya mungkin sudah ribuan kali juga. aku dianggap anak kecil. bahkan oleh anak kecil. OMG, i am twenty three years old please !! tapi kok orang ngira aku masih dibawa tujuh belas tahun ya?. apa yang salah? tampilan aku ga kaya anak kecil ah, rapih, bersih pake bedak sama lipstik. tapi ko ya masih dianggap anak sekolahan ya?
hahahah perut aku sakit sumpah. kamu tuh lucu ya. sumpah ki lucu banget hahah siapa sih yang bilang ? duh ada ada aja deh kamu ya.. tapi kamu tuh emang lucu banget. kaya boneka barbie haha
kamu mah ngejek aku alvin huaaaaa T.T jahat. bukannya ngasih solusi. malah ngejek huaaaaa. huhu
cup. cup. cup. sini-sini sama abang sini. cupcupcup.. emang kenapa kiki sayang? kamu teh kenapa?
itu vin, kemaren aku nganter anak murid lomba ke semarang. ketemu sama murid murid lain dari sma lain. dan ada murid sekolah lain yang ngira aku murid dan nanya :"kamu tuh kelas berapa toh?". its so amazing saat kalimat itu terontar. emang sih muka anak itu lebih tua dari aku. tua banget malah. duh rasanya gimana gitu.......hiks
segitunya kah kiki? OMG. sabar ya baby face hihi ada ada aja ya..bersyukur kamu ki, berarti awet muda sampe tua hihi
iya deh vin, harus bersyukur aja kalo sekarang. ambil hikmahnya ya..
Minggu, 14 Februari 2016
Jam Biologis VS Jam Kerja
Jam Biologis apa sih?
klo Jam Kerja apa?
gini loh, jadi..
kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna mempunyai aturan-aturan hidup yang harus kita sesuaikan. contoh kecilnya adalah waktu siang kita untuk beraktifitas dan waktu malam kita untuk beristirahat. itu hanya contoh kecilnya saja. contoh besarnya, kita memiliki waktu yang sudah terjadwal secara medis. dan pada dasarnya kebiasaan ini sudah tertulis di Al Quran dan Al Hadist. seperti yang dijelaskan pada gambar berikut :
repost by : http://www.kompasiana.com/dhave/hidup-sehat-dengan-jam-biologis_54f3a321745513902b6c7b5d
ngerti dong maksudnya ?
iya pasti ngerti ya..
nah sedangkan jam kerja maksudnya apa?
jam kerja adalah jam yang biasa ditentukan perusahaan dalam mempekerjakan perusahaannya. biasanya dibagi dalam 4 shift, karena dalam perusahaan minimal harus 8 jam kerja plus 2 jam lembur. pembagiannya kurang lebih seperti ini :
dari perbandingan tersebut bisa kita lihat adanya ketimpangan dalam hal istirahat. jika ada seseorang mendapatkan jam kerja shift 4 maka berbanding terbalik dengan kebutuhan biologisnya. harusnya jam yang tertera di shift 4 adalah jam tidur atau jam istirahat.
ketimpangan ini lah yang akan mengakibatkan efek buruk pada kesehatan sehingga kecenderungan pekerja malam mengalami sakitsakitan.
andai perusahaan bisa melakukan hal yang sejalan dengan jam biologis alangkah lebih enak ke badan ya. dan alhamdulillah kerjaan saya sesuai sama jam biologis kok hehe semangaaaaat ya yang jam kerjanya belum sesuai dengan jam biologis. semoga bisa mengatur jam istirahatnya dengan sebaik mungkin. jadi ga sakit sakitan deh :)
klo Jam Kerja apa?
gini loh, jadi..
kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna mempunyai aturan-aturan hidup yang harus kita sesuaikan. contoh kecilnya adalah waktu siang kita untuk beraktifitas dan waktu malam kita untuk beristirahat. itu hanya contoh kecilnya saja. contoh besarnya, kita memiliki waktu yang sudah terjadwal secara medis. dan pada dasarnya kebiasaan ini sudah tertulis di Al Quran dan Al Hadist. seperti yang dijelaskan pada gambar berikut :
repost by : http://www.kompasiana.com/dhave/hidup-sehat-dengan-jam-biologis_54f3a321745513902b6c7b5d
ngerti dong maksudnya ?
iya pasti ngerti ya..
nah sedangkan jam kerja maksudnya apa?
jam kerja adalah jam yang biasa ditentukan perusahaan dalam mempekerjakan perusahaannya. biasanya dibagi dalam 4 shift, karena dalam perusahaan minimal harus 8 jam kerja plus 2 jam lembur. pembagiannya kurang lebih seperti ini :
dari perbandingan tersebut bisa kita lihat adanya ketimpangan dalam hal istirahat. jika ada seseorang mendapatkan jam kerja shift 4 maka berbanding terbalik dengan kebutuhan biologisnya. harusnya jam yang tertera di shift 4 adalah jam tidur atau jam istirahat.
ketimpangan ini lah yang akan mengakibatkan efek buruk pada kesehatan sehingga kecenderungan pekerja malam mengalami sakitsakitan.
andai perusahaan bisa melakukan hal yang sejalan dengan jam biologis alangkah lebih enak ke badan ya. dan alhamdulillah kerjaan saya sesuai sama jam biologis kok hehe semangaaaaat ya yang jam kerjanya belum sesuai dengan jam biologis. semoga bisa mengatur jam istirahatnya dengan sebaik mungkin. jadi ga sakit sakitan deh :)
KOSAN TAK TERAWAT
Suatu hari..
Permisi bu, apakah kosan ini sudah ada yg mengisi atau belum? Saya mau ngisi bisa ga bu?
Wah,mas ganteng maaf nih ya kosannya udah ada yg punya. Tapi orangnya memang sedang tidak ada.
Sayang banget ya.. padahal sama pengen banget bu tinggal disini. Tapi kok kosannya kaya kosong ga ada yg ngisi bu?.
Iya mas, kosan ini sudah ada yg ninggalin, orangnya emang lagi sibuk jadi kaya kosong. Klo yg ngisi ga sibuk biasanya jadi yg paling bagus diantara yg lain.
Ga keurus dong bu kalo gitu mah. Ga diusir aja tuh? Klo sibuk, harus dibikin komitment dong.. mau sibuk pun harusnya tetep punya waktu buat sesuatu yg primer kaya gini..
Gapapa kok.. dia punya kepentingan yang memang deadline jd harus ninggal ninggal kosan ini. Dulu pas awal awal ngisi di sini perhatian banget ama ni kosan. Tiap pagi siang sore selalu keliatan menyayang banget..
oh gitu ya bu, ibu ga mau yang lain aja yang ngisi?
ngga mas, maaf banget saya gabisa ngasih ke yang lain. orang yang ngisi ini serius buat tinggal disini.
oh gitu, oke deh bu. semoga betah ya orang yang ngisi disini. kalo udah gitu kan enak ibunya, garibet keluar masuk orang baru. adaptasi di lingkungan ini ntar lama lagi.
iya, aaamiiin mas. semoga mas juga dapet tempat tinggal yang lebih bagus dari ini. ini bukan jodoh mas hehe
Permisi bu, apakah kosan ini sudah ada yg mengisi atau belum? Saya mau ngisi bisa ga bu?
Wah,mas ganteng maaf nih ya kosannya udah ada yg punya. Tapi orangnya memang sedang tidak ada.
Sayang banget ya.. padahal sama pengen banget bu tinggal disini. Tapi kok kosannya kaya kosong ga ada yg ngisi bu?.
Iya mas, kosan ini sudah ada yg ninggalin, orangnya emang lagi sibuk jadi kaya kosong. Klo yg ngisi ga sibuk biasanya jadi yg paling bagus diantara yg lain.
Ga keurus dong bu kalo gitu mah. Ga diusir aja tuh? Klo sibuk, harus dibikin komitment dong.. mau sibuk pun harusnya tetep punya waktu buat sesuatu yg primer kaya gini..
Gapapa kok.. dia punya kepentingan yang memang deadline jd harus ninggal ninggal kosan ini. Dulu pas awal awal ngisi di sini perhatian banget ama ni kosan. Tiap pagi siang sore selalu keliatan menyayang banget..
oh gitu ya bu, ibu ga mau yang lain aja yang ngisi?
ngga mas, maaf banget saya gabisa ngasih ke yang lain. orang yang ngisi ini serius buat tinggal disini.
oh gitu, oke deh bu. semoga betah ya orang yang ngisi disini. kalo udah gitu kan enak ibunya, garibet keluar masuk orang baru. adaptasi di lingkungan ini ntar lama lagi.
iya, aaamiiin mas. semoga mas juga dapet tempat tinggal yang lebih bagus dari ini. ini bukan jodoh mas hehe
Langganan:
Postingan (Atom)
